Sejak diperkenalkan oleh Karl Landsteiner pada tahun 1901, manusia percaya bahwa darah mereka terbagai kedalam empat tipe golongan darah, yaitu A, B, AB dan O yang dikenal dengan Sistem ABO. Beberapa tahun kemudian barulah ditemukan karakteristik lain dari darah yang disebut Rhesus (Rh+ dan Rh-) sehingga penggolongan darah manusia merupakan kombinasi dari kedua sistem ini. Sistem penggolongan darah seperti ini sangat diperlukan oleh manusia terutama ketika mereka melakukan transfusi darah. Seperti yang sudah umum diketahui, prosedur transfusi darah seyogyanya dilakukan antara donor (pemberi) dan resipien (penerima) dengan tipe darah yang sama. Dan ada sedikit kekecualian bahwa donor dengan tipe O dapat memberi pada semua tipe darah tetapi hanya bisa menerima dari tipe O saja. Kebalikannya terjadi untuk tipe AB. TIpe ini dapat menerima dari semua tipe darah tapi hanya bisa memberi kepada tipe yang sama. Sistem Rh juga memiliki pengaruh dalam transfusi darah merah. Pemilik tipe Rh(-) tidak bisa menerima darah dari tipe Rh (+) meskipun tipe ABO-nya sama.
Khusus untuk sistem ABO, ada semacam kepercayaan umum di Jepang (sekarang sudah cukup menyebar di seluruh dunia) jika tipe golongan darah ini memiliki hubungan dengan kepribadian seseorang dan kecocokan antar manusia (biasanya dalam hubungan kerja atau percintaan). Gambar-gambar dibawah ini memberi sedikit informasi mengenai kepribadian orang berdasarkan tipe golongan darahnya. Dari perdana menteri hingga tokoh anime pun tidak luput dari analisis kepribadian berdasarkan golongan darah ini.
Setelah melihat gambar2 tersebut ada beberapa pertanyaan,
What bloodtype are you? Are those represent your personality? Do you believe that?
just cekidot...
yaaaa....
Gitu deeeh....
belif it or not, yang penting belif....
Senin, 30 Januari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 comments:
Posting Komentar